Jumat, 14 Oktober 2016

Biologi tanah

DOSEN : Prof. Dr. Ir. H. SAERI SAGIMAN,. M.Sc

PERAN BIOLOGI TANAH DAN BAHAN ORGANIK DALAM KESUBURAN TANAH
  Di sususn oleh :
                  SARI WANIRA         
               (C1051151034)
   ILMU TANAH
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK

2016

KATA PENGANTAR



          Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Peran biologi tanah dan bahan organik dalam kesuburan ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih kepada Bapak Prof. Dr Ir. H. Saeri Sagiman., M.sc selaku Dosen mata kulia biologi tanah yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
       Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
      Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.





                                                                                                Pontianak 17 Oktober 2016


                                                                              SARI WANIRA








Daftar isi

Kata pengantar
 Daftar isi
BAB 1 Pendahuluan
    Latar belakang
    Sejarah munculnya Biologi Tanah
    Rumusan masalah
    Tujuan penulis
BAB II Pembahasan
    Biologi tanah
    Organisme tanah
    Pengelompokan organisme tanah
    Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Pembentukan Tanah
           Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Perkembangan Tanah
    Bahan Organik Tanah
    Faktor yang Mempengaruhi Bahan Organik Tanah
    Sumber Bahan Organik
    BAB III Penutup
            Kesimpulan
            Daftar pustaka



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Tanah merupakan suatu komponen penting dalam modal dasar pertanian. Sifat, ciri dan tingkat kesuburan (produktivitas) nya, tanah sangat dipengaruhi oleh sifat kimia,fisika dan biologi tanah. Biologi tanah adalah ilmu yang mempelajari mahluk-mahluk hidup didalam tanah.Karena ada bagian-bagian hidup di dalam tanah, maka tanah itu disebut sebagai “Living System” contohnya akar tanaman dan organisme lainnya di dalam tanah.
Tanah  yang mempunyai nilai produktivitas yang tinggi,tidak hanya terdiri dari bagian padat, cair dan udara saja, tetapi harus ada jasad hidup yang merupakan organisme hidup. Sebaliknya aktivitas organism tanah dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu :
A.    Iklim organisme tanah lebih banyak ditemui jumlah (populasi) nya dan keragamannya pada  tanah didaerah yang mempunyai curah hujan dan temperatur yang tinggi dibandingkan di daerah yang mempunyai curah hujan dan temperatur rendah.
B.     Tanah Tingkat kemasaman, kandungan hara dan umur tanah dapat mempengaruhi organisme dalam tanah. Bahteri lebih banyak ditemui pada daerah yang berkemasaman sedang (normal), sedangkan jamur/cendawan lebih banyak pada tanah yang kemasaman rendah (masam).Tanah-tanah yang diberi kapur dan pupuk, umumnya lebih banyak populasi organismenya.  Pada tanah perawan, populasi dan keragaman organisme nya lebih banyak dibandingkan pada tanah-tanah tua.
C.     Vegetasi pada lokasi tanah-tanah hutan ditemui organisme yang lebih banyak dan lebih beragam dibandingkan pada lokasi padang rumput.





B.    Sejarah munculnya Biologi Tanah
      Biologi tanah diawali dengan munculnya mikrobiologi tanah yaitu pada tahun 1838 setelah J.B.Boussinggault menunjukkan bahwa legume dapat memperoleh nitrogen (N) dari udara bila ditumbuhkan pada tanah yang tidak dipanasi. Lima tahun kemudian M.W.Beijerink, dapat memisahkan bahteri dari bintil akar.Sedangkan Anthony Van Loewenholk dari Belanda telah mampu membuat gambar mikrobia.
     Pada th 1881, Darwin mengenalkan bahwa cacing tanah sangat berperan dalam proses pelapukan di dalam tanah. Tahun 1886 Adametz menemukan bahwa fungi melimpah di dalam tanah. Lipmann and Brown pada tahun 1903 mempelajari tentang transformasi dari unsur-unsur hara dalam tanah. Setahun kemudian Hitler and Stomer menemukan bahwa Actinomycetes adalah salah satu organisme tanah yang penting di dalam tanah.
    Antara th 1921 s/d 1927 Rayner and Meilin mulai mendalami studi tentang cendawan mikoriza. Alexander Flemming pada th 1929 menemukan penicillin sebagai antibiotic. Sepuluh tahun kemudian Ehrenburg memperkenalkan bahwa sejumlah protozoa yang mendiami tanah sebagai penyebab yang merugikan atau musuh bagi bahteri.Bersamaan waktu itu Mosse mendalami penelitian tentang ekto dan endomikoriza.









C.    Rumusan masalah

Berdasrakan latar belakang, rumusan masalah yang kita ambil adalah:
1.      Pengertian Biologi tanah
2.      Pengertian Organisme Tanah
3.      Pengelompokan organisme tanah
4.      Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Pembentukan Tanah
5.      Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Perkembangan Tanah
6.      Bahan Organik Tanah
7.      Faktor yang Mempengaruhi Bahan Organik Tanah
8.      Sumber Bahan Organik


D.    Tujuan penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat mengetahui dan memahami tentang:
1.      Pengertian Biologi tanah
2.      Pengertian Organisme Tanah
3.      Pengelompokan organisme tanah
4.      Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Pembentukan Tanah
5.      Peran Jasad Hidup (Organisme) dalam Perkembangan Tanah
6.      Bahan Organik Tanah
7.      Faktor yang Mempengaruhi Bahan Organik Tanah
8.      Sumber Bahan Organik